Laman

Minggu, 24 April 2011

Apa Itu RW Siaga ?


RW SIAGA


Apa itu RW Siaga ?

RW Siaga adalah RW yang siap dan mampu membangun kesadaran akan kebersihan dan kesehatan. Melalui program ini masyarakat diharapkan dapat menangani masalah kebersihan dan kesehatan di lingkungannya masing-masing. Mulai dari rumah masing-masing warga sampai lingkungan se-RW. Mulai dari adanya indikasi penyakit sampai penanganannya. Mulai dari penyakit ringan sampai penyakit berat. Yang disebut RW Siaga adalah RW yang penduduknya memiliki kesiapan sumber daya, baik kemampuan dan kemauan untuk mencegah, mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan kegawat-daruratan, maupun kejadian luar biasa (KLB), secara mandiri.

Apa Kegiatan RW Siaga ?

Pertama, membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan. Ini bisa dilakukan melalui ceramah dan khutbah pada berbagai momen tempat berkumpulnya masyarakat. Kedua, menyiapkan SDM birokrat untuk memberikan backup dan dukungan terhadap pelaksanaan program RW Siaga di masing-masing RW dan kelurahan. Ketiga, mengemas program yang inovatif dan menarik, sehingga masyarakat akan tertarik dan antusias untuk mengikuti program tersebut. 

Program lainnya adalah dengan menggalakkan konsep green and clean. Kegiatan ini dilakukan agar masyarakat bahu membahu menjaga dan merawat lingkungannya sendiri. Dengan demikian, selain  kebersihan dapat terjaga, tercipta pula kesehatan warga dengan cara memaksimalkan seluruh kondisi yang ada. Mulai dari partisipasi aktif warga dan lahan yang tersedia.

Apa Indikator Baiknya RW Siaga ?

Indikator bahwa RW Siaga masuk kualifikasi baik (pratama, madya, dan purnama) ada 8 hal, yaitu: (1) Ada forum masyarakat sebagai wadah mendiskusikan masalah kesehatan, (2) Kerjasama dengan fasilitas kesehatan dan pelayanan dasar, (3) Upaya kesehatan berbasis masyarakat (UKBM), (4) Bersifat pengamatan terhadap gejala wabah penyakit, (5) Kegawat- daruratan dan bencana, (6) Lingkungan sehat dengan membiasakan gerakan kebersihan, (7) PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat); lingkungan hidup punya pengaruh 45% terhadap kesehatan, 30% dari perilaku, dan 20% dari pelayanan kesehatan, (8) Kadarsi (keluarga sadar gizi).

Sejak Kapan RW Siaga Dideklarasikan di Depok ?

Sejak RW Siaga dideklarasikan di Depok (13/11/2007), hingga saat ini sudah ada 829 RW Siaga. Kota Depok saat ini telah berkembang menjadi kota sehat, dan menjadi kota dengan angka kematian bayi terendah di Indonesia, yakni rata-rata 3,9 per 1.000 kelahiran. Padahal secara nasional angka kematian bayi masih sekitar 30 per 1.000 kelahiran. Demikian pula, kematian ibu di Depok adalah 68 per 100.000 kelahiran. Sementara itu ditingkat nasional angka kematian ibu melahirkan di atas 300 per 100.000 kelahiran.

Kapan Kita Bentuk ?

Memang RW kita tidak pernah efektif melaksanakan program ini. Hal ini dapat disebabkan karena warga kita sudah memiliki kesadaran penuh tentang arti kebersihan dan kesehatan di setiap rumahnya. Namun demikian, kita harus ingat, bahwa di lingkungan di luar rumah kita masih banyak rumah yang tidak berpenghuni, juga fasum dan fasos yang perlu kita perhatikan. Karena di sana kemungkinan besar merupakan sarang-sarang nyamuk (penyebar penyakit). Gerakan kerja bakti belum maksimal, baru ada (aktif) di lingkungan RT.04 saja yangs secara rutin diprogramkan.

Untuk itu, perlu kita bentuk segera kepengurusan RW Siaga yang pada intinya bertugas untuk mengkoordinasikan seluruh warga di RW.03 untuk melakukan gerakan kebersihan dan kesehatan sehingga daerah (lingkungan) kita tidak menjadi sumber penyakit. 

Bagi Bapak/ Ibu/ Saudara/i yang berminat mendarma-baktikan dirinya, (kerja sosial) harap segera menghubungi Pengurus RW.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar